Salam...
Hari ini saya ingin berbagi pengalaman menanam tanaman Markisa. Selain karena hobby menanam berbagai jenis tanaman, kami sekeluarga juga sangat suka mengkonsumsi jus buah markisa, bisa juga dijadikan es mambo ( ditulis dalam blog saya sebelumnya Cara membuat es mambo Markisa ) bisa untuk mengurangi budget pembelian jajanan anak - anak... :)
Apalagi ketika masa - masa pandemi Covid-19 seperti ini, menanam bisa jadi alternatif kegiatan bermanfaat bersama keluarga dirumah. Selain itu buah markisa bisa juga menjadi salah satu pilihan yang baik dikonsumsi untuk penambah daya tahan tubuh kita dimasa pandemi ini, karena kandungan vitamin C yang cukup tinggi didalamnya, kalau g percaya bisa teman - teman baca berbagai manfaatnya disini (10 manfaat buah Markisa)
Tanaman Markisa juga sangat indah jika dibuatkan tempat menjalar yang rapi, bisa juga dibuat perindang alami.
![]() |
| Tanaman Markisa yang dibuat menjalar disamping rumah kami sudah mulai banyak buahnya |
Karena kebetulan sudah beberapa kali menanam tanaman buah markisa ini, jadi saya bisa jamin insyaallah tidak banyak tantangan dalam membibitkan benih dan menanamnya. Bahkan kata saya sih, bijinya kalau dilempar kemana aja bisa numbuh sendiri hehehe. Baiklah tahap proses menanamnya adalah sebagai berikut.
A. Persiapan bibit
- Ambil satu buah markisa yang sudah matang (biasanya kulit buahnya sudah berwarna kekuningan dan bijinya juga sudah menghitam dilapisi pulp yang berwarna kuning terang
- Belah buah markisa menggunakan pisau atau gunting
![]() |
| Buah yang sudah matang : Isi buah sudah berwarna kuning terang, baunya harum dan bijinya hitam |
- Ambil bijinya
![]() |
| Kerok dan ambil bijinya |
- Cuci biji markisa, lalu dibersihkan dari pelapis/ pulp yang menempel pada biji
![]() |
| Cuci biji dan pisahkan dari pulp yang menempel |
- Letakkan biji dalam wadah dan jemur di bawah terik matahari selama satu hari (kalau saya sih pernah coba langsung tanam, g pakai dikeringkan juga insyaallah bisa numbuh juga) tapi kalau biji ingin disimpan dulu sebelum ditanam, sebaiknya melalui proses pengeringan agar tidak berjamur
![]() |
| Keringkan biji di terik matahari |
B. Persiapan media tanam dan tempat
- Media tanam berupa tanah yang subur, kalau mau gaya profesional bisa pakai tanah yang dicampur sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama banyak (kalau saya cuma pakai tanah lama yang sudah menghitam sisa - sisa pembakaran sampah disamping rumah)
- Plastik polybag (bisa juga pakai ember kecil bekas, plastik bekas beras ukuran kecil yang dilubangi bawahnya, atau pakai gelas - gelas plastik bekas supaya hemat hehehe)
C. Proses menanam bibit
- Masukkan tanah yang sudah disiapkan tadi kedalam polybag
- Buat lubang dangkal saja lalu masukkan 2 atau 3 biji markisa
- Siram sedikit dengan air
- Simpan bibit ditempat yang teduh, msalnya dibawah pohon yang rindang, atau ditempat -tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung
- Siram setiap sore hari atau ketika tanahnya mengering
- Jika bibit sudah berdaun banyak dan telah cukup kuat, maka bisa dipindahkan ditanah atau pot pembesaran
NOTE :
Jangan lupa untuk membuatkan tempat lanjaran (misal dari kayu) untuk sulur - sulur daun markisa anda, agar terlihat rapi dan buah juga bisa menggantung dengan baik. Karena jika anda biarkan begitu saja tanpa diberi lanjaran, tanaman markisa akan menjalar taktentu arah dan merusak pemandangan (kadang merambat di kabel - kabel listrik yang berbahaya), kadang jika tidak menemukan tempat menjalar maka akan menjalar ditanah dan menyebabkan buah yang tersentuh tanah biasanya cepat busuk, rusak karena tidak terlihat tertutup semak dedaunannya.
![]() |
| Markisa di samping rumah kami, menjalar pada batang tanaman pepaya :D |
![]() |
| Bunga Markisa sebelum akhirnya menjadi buah (bunganya yang putih ya) |







Tidak ada komentar:
Posting Komentar